Skip navigation

Jakarta – Pengguna mobil terkadang hanya sering memperhatikan kondisi mesin saja tanpa melihat juga kondisi kaki-kaki mobil.

Padahal jika kaki-kaki mobil tak seimbang ban bakal sering botak dan laju mobil tidak lurus lagi.

Di saat seperti ini spooring atau wheel balancing Anda butuhkan agar kendaraan anda memiliki keseimbangan layaknya sebuah kendaraan baru.

Seperti yang diungkapkan Ketut, mekanik ASCO Daihatsu, yang bertempat di Jl. Pasar Minggu No. 8.

“Sebenarnya spooring ini sangat penting, agar kendaraan memiliki keseimbangan yang baik, serta memiliki keamanan di saat berjalan di kecepatan tinggi, dan membuat kenyamanan dalam berkendara. Oleh sebab itu lakukanlah pengecekan roda setiap 10.000 km Anda berjalan, walaupun itu semua tergantung oleh si pengendara itu sendiri” ujar lelaki berkulit gelap ini.

Spooring memang tidak bisa dilakukan sembarangan, soalnya spooring ini sangat membutuhkan keakuratan angka oleh sebab itu dengan menggunakan komputerlah anda baru bisa mendapatkannya.

Namun walaupun anda membutuhkan seorang yang ahli untuk melakukannya, anda juga perlu mengetahui cara spooring ini dilakukan dan angka berapa yang tepat untuk mencapai keakuratan.

1. Sebelum melakukan spooring pastikan terlebih dahulu ban anda memiliki tekanan angin yang sama antara 32-34 psi. Agar angka yang dihasilkan oleh komputer mencapai keakuratan.

2. Spooring ini dilakukan hanya untuk dua ban yang berada di depan saja. Hal ini diperuntukkan agar para pengendara dapat mengendalikan dengan baik, tanpa stir yang dapat membuang kekiri dan kekanan.

3. Pasangkanlah alat spooring dengan menggunakan angka komputer.

4. Angka yang dihasilkan oleh komputer pasti akan berbeda dari kendaraan lainnya. Karena ini dilihat dari berapa ukuran pelek dan ban yang Anda gunakan.

5. Pada umumnya angka yang normal keluar dari komputer itu berada di angka 4 derajat 25 menit hingga diangka 4 derajat 30 menit. Baik untuk angka sudut camber(seberapa besar jarak kemiringan roda) atau pun castor (keseimbangan di saat perjalanan)

6. Apabila terdapat data camber yang didapat tidak sesuai dengan angka normalnya, maka roda tersebut akan diganti dengan baut spesial T yang berada di shockbreaker belakang ban.

7. Dan apabila didapat data castornya yang tidak sesuai dengan angka normal, maka ini bisa ditambahkan stratbar yang berfungsi untuk maju dan mundur keberadaan roda tersebut.

8. Namun ada beberapa kendaraan yang apabila data cambernya tidak sesuai dengan angka normal, harus ditambahkan SIM (sebutan besi berukuran 5-15 milimeter) sesuai dengan kebutuhan dari kendaraan tersebut.

M Luthfi Andika – detikOto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: